Kemarahan Pengguna Adobe: Masalah ToS dan Konten Pengguna
Daftar isi
Pada Juni 2024, Adobe menghadapi protes dari para profesional kreatif karena perubahan yang mereka buat pada “Ketentuan Penggunaan Layanan” (ToS) untuk aplikasi seperti Photoshop. Para profesional ini khawatir Adobe dapat mengakses, menggunakan, dan bahkan mensublisensikan konten mereka tanpa izin eksplisit, terutama yang terkait dengan pekerjaan rahasia yang dilindungi NDA.
Masalah utamanya terletak pada pernyataan Adobe yang “mengklarifikasi bahwa mereka dapat mengakses konten pengguna melalui metode otomatis dan manual, seperti untuk peninjauan konten”. Ketentuan ini, yang diperbarui pada Februari 2024, memicu kekhawatiran bahwa Adobe dapat menggunakan konten pengguna untuk melatih model AI mereka, seperti Firefly, tanpa kompensasi atau atribusi yang tepat.
Meskipun Adobe mengklaim bahwa analisis konten terutama dilakukan untuk meningkatkan layanan, mendeteksi konten ilegal, dan memberdayakan fitur AI baru, bahasa ambigu dalam ToS mereka tidak secara eksplisit membahas penggunaan konten pengguna untuk pelatihan AI. Hal ini membuat banyak pengguna merasa tidak nyaman karena Adobe berpotensi mengambil keuntungan dari karya mereka tanpa persetujuan yang jelas.
Beberapa pengguna profesional, termasuk desainer yang bekerja dengan klien seperti DC Comics dan Nike, serta sutradara film, secara terbuka mengkritik Adobe dan menyerukan pemboikotan. Mereka menyoroti risiko potensial terhadap pekerjaan rahasia dan pelanggaran perjanjian kerahasiaan karena Adobe memiliki akses ke file proyek mereka.
Meskipun pengguna akun pribadi dapat memilih untuk tidak membagikan data mereka untuk peningkatan produk, opsi ini tidak tersedia untuk akun bisnis. Hal ini menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut tentang transparansi dan kontrol pengguna atas data mereka.
Adobe belum memberikan tanggapan yang memuaskan terhadap reaksi balik tersebut, dan banyak pengguna merasa bahwa klarifikasi mereka tidak memadai. Kurangnya mekanisme “opt-out” yang komprehensif dan bahasa yang tidak jelas dalam ToS mereka telah merusak kepercayaan banyak pengguna, yang mengakibatkan seruan untuk beralih ke platform alternatif.