Kereta Prambanan Ekspres itu sebenarnya tidak pakai AC
Daftar isi
Ini pemandangan pagi ini di Stasiun Yogyakarta jam 5.20, antrian yang tidak pernah ada selama ini. Karenanya saya bertanya ke PT. KAI melalui Twitter.
Lalu dijawab.
Permasalahan pertama tentang antrian terjawab karena memang ada perbaikan sistem, yang berarti hanya sementara.
Namun yang pengejutkan adalah pernyataan bahwa:
“KA Prameks TIDAK menggunakan rangkaian AC, apabila dapat rangkaian AC itu bersifat tambahan”
Huft.
Rangkaian kereta ekonomi saja semua sudah pakai AC, Commuter Line pakai AC, ini ternyata masih ada kereta yang aslinya ngga boleh pakai AC. Kalau dapet AC disyukuri saja karena kebaikan KAI.
Oke.
Kereta Premeks itu memang kereta subdisi dengan harga yang ekonomis, cuma Rp 8.000 untuk Yogyakarta ke Solo dan sebaliknya. Namun kalau dengan alasan itu menggunakan rangkaian non-AC kayanya kok lucu ya.
Saya tidak tahu bagaimana perjanjian subsidi dengan pemerintah, namun akan menarik bila perjanjian tersebut menyebutkan bahwa ternyata rangkaian harus AC, atau tidak disebutkan dan PT KAI menyimpulkan sendiri untuk mengambil keuntungan.
Menurut kamu, seluruh rangkain kereta di Indonesia haruskah pakai AC? atau penumpang terlalu menuntut karena harga 8 ribu? mention ke saya lewat Twitter.