Sejak 2008 devilpenakut

Mau kemana Rdio?

Rdio sebagai salah satu penyedia layanan musik di Indonesia sepertinya kurang banget promosi. Seharusnya dengan biaya layanan yang hanya Rp.20.000 bisa menjadi layanan yang sangat menarik terutama untuk mengurangi download ilegal.

20 ribu satu bulan saya rasa harga yang masih masuk bagi kantong dibanding dengan Deezer 50 ribu. Dengan harga segitu kita bisa dengar lagu sepuasnya dan diunduh agar bisa didengar secara offline.

Lalu kenapa Rdio kurang terdengar di Indonesia dibanding dengan Deezer, Guvera, Melon? Karena kurang promosi dan belum ada kerjasama dengan pihak lain di Indonesia seperti Guvera dengan XL.

Dengan potensi yang seharusnya besar, mau kemana sebenarnya Rdio ini?

Ada pertanyaan atau masukan? Ngobrol di X atau Threads.

Kembali ke atas