Sejak 2008 devilpenakut

Pebble Time Review

Fungsional, tapi Kurang Keren

Hardware

Kualitas hardware walau banyak disindir karena menggunakan plastik menurut saya masih bagus. Tampak samping yang seperti metal, lalu bagian bawah yang mempunyai permukaan lengkung cukup menambah detail yang positif.

Band nya cukup bagus walau terkesan rada lemah, terlalu lentur dibandingkan dengan band karet lain di jam biasa.

Saya rada skeptis dengan tombol nya yang seperti ringkih ketika melihat video review, ternyata ketika mencoba tombolnya mantab. Seperti ada bantalan karet yang kemungkinan karena anti airnya. Tidak mudah goyang atau seperti akan copot.

Iya, masih ada plastiknya. :))

Iya, masih ada plastiknya. :))

Layar, dari segi ukuran menurut saya terlalu kecil dibanding jam biasa yang saya pakai (ukuran jam saya normal). Kualitas, ya e-ink memang seperti itu. Tidak bisa meminta lebih. Tapi dengan jaminan masa aktif yang lama kompensasi nya dirasa cukup. Didalam ruangan memang tidak begitu jelas, namun jelas bisa dibantu dengan dim light nya.

Nilai 7/10

Software

Pebble Time tidak pakai OS Android Wear, tapi menggunakan OS yang diciptakan oleh Pebble sendiri. Saya tidak tau berbasis apa, namun secara performa cukup oke. Memang ada animasi yang akan memberikan kesan lambat dalam transisi namun masih dalam batas wajar, alias bukan masuk dalam taraf lag.

Notifikasi berkerja dengan bagus, mungkin bagai yang sudah pakai aplikasi ‘Push Bullet’ di PC/Mac prinsip kerjanya hampir sama. Pebble menerima notifikasi dari ponsel untuk diberikan perintah akan dihilangkan, dibiarkan, atau dijawab. Memang ada beberapa notifikasi yang menurut saya aneh seperti di WA dimana untuk pesan lama yang belum dibuka maka ketika ada pesan baru maka pesan lama tersebut yang keluar. Tapi menurut saya itu permasalahan notifikasi Android, bukan Pebble nya.

Kelemahan lain adalah keterbatasan tampilan notifikasi namun lagi-lagi masih wajar untuk layar sekecil itu.

Dari sisi software juga pilihan watchface nya tidak akan menyamai smartwatch Android Wear yang bisa menampilkan detail kecil. Toh karena keterbatasan hardware juga.

Nilai 8/10

Aplikasi

Dari sisi aplikasi di ponsel, karena saya menggunakan Android maka saya melakukan download aplikasi Pebble Time dan Android Wear. Untuk aplikasi Android Wear membantu ‘push’ notifikasi ke Pebble, jadi cukup diinstall dan dinyalakan. Tidak perlu setting macam-macam.

Aplikasi Pebble Time nya sendiri (yang beda dengan aplikasi Pebble sebelumnya) cukup mudah digunakan. Ketika buka aplikasi akan ditanyakan apakah pakai Pebble Time atau Pebble sebelumnya. Jika iya maka dilanjutkan dengan memasukkan email dan password untuk akun Pebble. Setelah itu akan melanjutkan melakukan koneksi dengan Pebble Time nya. Karenanya di tahap ini Pebble Time nya harus sudah dalam keadaan hidup.

Setelah koneksi selanjutnya adalah melakukan update terbaru. Setelah selesai baru kita bisa menjelajahi aplikasi tersebut. Pada menu awal ‘My Pebble’ merupakan tempat untuk mengetahui watchface dan aplikasi apa yang terinstall di Pebble Time kita. Untuk watchface kita bisa langsung pilih yang kita inginkan untuk ditampilkan di Pebble Time.

Di menu lain dari aplikasi Pebble Time ini ada ‘Get Watchface’ untuk download watchface dan ‘Get Apps’ untuk download aplikasi. Secara umum watchface dan apps sudah cukup banyak pilihannya namun kalau menurut saya masih banyak yang tidak menarik dan susunannya masih kacau.

Nilai 8/10

Kesimpulan

Pebble Time secara fungsi bekerja dengan baik. Namun secara tampilan perlu diperbaiki lagi. Harga, dengan fisik seperti itu juga menurut saya masih terlalu tinggi.

Nilai Total 7.6/10

Ada pertanyaan atau masukan? Ngobrol di X atau Threads.

Kembali ke atas